Fakta Buaya Air Asin, Reptil Terbesar di Bumi!

Related Articles

1. Merupakan reptil terbesar di bumi saat ini

Dilansir Wikipedia, rata-rata panjang buaya muara adalah sekitar 4.5 – 5.5 meter dengan bobot 500 kg. Sementara itu, buaya muara dengan panjang sekitar 7 meter dan bobot tubuh 998 kg pun gak jarang ditemukan. Di antara jenis buaya yang lain, buaya air asin merupakan yang terbesar.

10 Fakta Buaya Air Asin, Reptil Terbesar di Bumi Saat Ini!

World Atlas bahkan menyebut bahwa hewan ini merupakan reptil terbesar di bumi saat ini. Situs itu juga menjelaskan bahwa buaya air asin juga merupakan predator terbesar di darat dan tepi pantai.

2. Kadang kamu bisa menemukan buaya ini di tengah laut, mengingat buaya ini merupakan perenang yang andal

Buaya air asin merupakan perenang yang sangat baik sehingga kadang buaya ini terlihat jauh di laut. Buaya ini bahkan bisa menempuh jarak di laut hingga sejauh 900 km.

Meski buaya ini bisa menghabiskan banyak waktunya di air asin, buaya jenis ini gak bisa disebut reptil laut seperti halnya kura-kura. Ini karena buaya ini tetap bergantung pada tanah untuk makanan dan air.

3. Banyak hidup di perairan tawar, payau, bahkan asin

Buaya air asin memiliki toleransi tinggi terhadap salinitas. Reptil satu ini pun memiliki range habitat yang luas, yaitu di daerah-daerah air payau dan air tawar di India Timur, Australia Utara, dan Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Karena kemampuannya untuk hidup di lautan terbuka dalam jangka waktu yang lama, buaya air asin dapat menyeberangi hamparan laut yang luas untuk mencapai daerah baru. Gak heran, populasi mereka tersebar luas di daerah-daerah lainnya seperti Kepulauan Pasifik, Fiji, dan Papua Nugini.

Migrasi musiman sering terjadi di antara buaya air asin. Ketika musim hujan, mereka biasanya menghabiskan waktunya di sungai dan rawa air tawar. Saat musim kemarau tiba, mereka pindah ke muara dan danau, kadang-kadang juga menjelajah ke laut.

4. Saat dewasa, mereka bisa memangsa apa saja, termasuk manusia

Buaya air asin bisa memakan apa saja yang ada di sekitarnya dan bisa masuk ke rahang mereka, termasuk burung, kerbau, walabi, monyet, sapi, babi hutan, kepiting, kepiting, ikan, kura-kura dan hiu. Mereka merupakan predator oportunistik, dengan fleksibilitas penyesuaian makanan tergantung makanan yang tersedia. Buaya ini juga bisa tetap hidup dengan ketersediaan makanan yang sangat sedikit.

10 Fakta Buaya Air Asin, Reptil Terbesar di Bumi Saat Ini!

Dengan sifatnya yang ganas dan agresif, mereka juga bisa memangsa manusia yang sedang berada di dalam perahu. Semakin kecil perahunya, semakin besar risikonya untuk diterkam buaya tersebut.

5. Sebelum menerkam mangsanya, diam-diam mereka sudah mengintai dari bawah air

Dalam mencari mangsa, buaya air asin akan bersembunyi dengan sabar di bawah permukaan dekat tepi air. Mereka menunggu mangsa potensial untuk mendekati mereka.

Serangan mereka bahkan dikenal sebagai “gulungan kematian”. Setelah mengawasi mangsa dari bawah air, buaya air asin akan menyergap dan menyeret mereka dengan cepat ke dalam air.

Seretan yang mereka buat dirancang untuk membuang keseimbangan mangsa berukuran besar, sehingga memungkinkan mangsa tersebut terseret ke dalam air dengan mudah. Ketika ada sekumpulan mangsa dalam jumlah besar, buaya air asin akan menggulung tubuh mereka di bawah air untuk mengacaukan mangsanya sehingga membuatnya lebih mudah dikonsumsi.

6. Bisa tetap terendam air hingga lebih dari 1 jam

Mereka bisa bertahan selama itu di dalam air karena mereka mampu mengurangi detak jantungnya menjadi 2 hingga 3 detak saja per menit. Dengan begitu, mereka dapat menunggu di bawah air sampai mereka melihat dan mendapatkan mangsanya.

7. Bisa membuka mulut di bawah air tanpa tenggelam

Buaya air asin dapat membuka mulutnya selama masih berada di bawah permukaan air tanpa takut tenggelam. Ini karena buaya tersebut memiliki katup khusus di bagian bawah mulut yang dapat menghentikan air masuk ke tenggorokan.

Buaya masih dapat menggigit mangsanya di bawah air dengan membuka mulutnya. Bahkan, sebagian besar serangan buaya terjadi dengan cara ini.

8. Selama tidur, bisa tetap “terjaga” dengan satu mata terbuka

Buaya-buaya air asin di Australia mematikan hanya separuh otak mereka selama tidur, menjaga separuh lainnya waspada terhadap bahaya. Sistem saraf pusat yang kompleks membuat mata kanan tetap terbuka ketika sisi kiri otak terjaga, dan sebaliknya.

10 Fakta Buaya Air Asin, Reptil Terbesar di Bumi Saat Ini!

9. Bisa berumur lebih panjang dibandingkan jenis buaya lainnya

Buaya air asin memiliki rentang hidup yang panjang. Banyak buaya air asin yang hidup hingga lebih dari 65 tahun, lebih lama daripada spesies buaya lainnya.

Di penangkaran, bahkan ada beberapa laporan buaya air asin dengan umur lebih dari 100 tahun. Di sisi lain, kematian bayi buaya air asin tergolong sangat tinggi karena predasi yang besar. Faktanya, hanya 1 persen dari buaya air asin yang baru lahir yang dapat bertahan hingga dewasa.

10. Pernah hampir punah karena diburu di tahun 1960

Buaya air asin pernah dieksplotasi besar-besaran dari alam liar di Australia Utara pada tahun 1940, 1950, dan 1960–bahkan nyaris punah karena perburuan yang dilakukan manusia.

10 Fakta Buaya Air Asin, Reptil Terbesar di Bumi Saat Ini!

Untuk saat ini, buaya air asin dianggap berisiko rendah terhadap kepunahan. Meskipun demikian, populasi buaya air asin bisa saja berkurang karena masih adanya perburuan ilegal, berkurangnya habitat, serta antipati manusia terhadap hewan ini karena sifatnya yang dapat memangsa manusia.

Nah, itulah tadi beberapa fakta menarik mengenai buaya air asin, reptil terbesar di zaman ini yang juga memiliki habitat di Indonesia.

More on this topic

Previous article
Next article

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

I agree to these terms.

Advertismentspot_img

Popular stories